Securitynews.co.id, PALEMBANG – Ada wangi manis yang berbeda di OPI Mall Jakabaring Palembang, Minggu (1/11/2026). Wangi legit gula, aroma rempah, dan harum jajanan pasar menyeruak memenuhi atrium mall.
Itulah hari kedua Festival Jajanan Bingen 2026 yang digelar dalam rangka HUT Tribun Sumsel ke-39. Festivalnya pecah!
Membuktikan satu hal: di tengah gempuran makanan modern, jajanan tradisional Palembang belum mati. Justru makin dicintai.
8 KABUPATEN/KOTA TURUN GUNUNG, STAN LUDES SEJAK HARI PERTAMA
Sebanyak 8 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan bersama berbagai asosiasi UMKM kuliner turun langsung membawa harta karun rasa dari daerah masing-masing.
Antusiasme warga luar biasa. Sejak hari pertama dibuka, seluruh stan festival sudah ludes diserbu pembeli. Memasuki hari kedua, pengunjung mall semakin membludak menjelang sore.
Tujuan festival ini sederhana tapi dalam: mengajak anak muda untuk kembali mengenal, mencicipi, dan jatuh cinta pada jajanan tradisional atau yang akrab disebut Wong Palembang sebagai bingen.
GULO PALU JADI PRIMADONA, JAJANAN MASA KECIL YANG AJARKAN KESABARAN
Dari puluhan jajanan yang ada, satu nama mencuri perhatian: Gulo Palu.
Jajanan legendaris masa kecil Wong Kito ini punya cerita unik. Terbuat dari gula yang dimasak dan diuleni hingga hampir keras, lalu diletakkan di atas kertas buku tulis hingga mengeras dan siap disantap.
Proses pembuatannya yang harus diaduk terus-menerus ternyata menyimpan nilai edukasi. Mengajarkan kesabaran, ketekunan, dan kedisiplinan pada anak-anak. Manis rasanya, dalam maknanya.
MENUJU REKOR MURI & HARAPAN ADA SPACE BINGEN DI MALL DAN HOTEL
Tak hanya pesta rasa, festival kali ini juga mencetak sejarah. Tribun Sumsel menginisiasi pencatatan Rekor MURI untuk 69 hidangan bingen terbanyak. Dokumen pengusulannya telah ditandatangani langsung oleh Ibu Dewi Sastrani Ratu Dewa untuk segera diajukan ke MURI pusat.
Dukungan penuh datang dari dua sosok perempuan inspiratif:
Ibu Dewi Sastrani Ratu Dewa, Ketua TP PKK Kota Palembang dan Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Ketua Umum UMKM Sumsel.
Keduanya sepakat, jajanan bingen harus naik kelas.
Harapan besar pun disampaikan: sudah saatnya pengelola mall, hotel, dan pusat perbelanjaan di Palembang menyediakan space khusus untuk jajanan tradisional.
Tujuannya agar warga Palembang dari perantauan yang pulang berlibur menjelang hari raya bisa langsung menemukan dan menikmati kuliner asli kampung halaman dengan mudah.
Dari OPI Mall Jakabaring, Festival Bingen tidak hanya merayakan ulang tahun Tribun ke-39. Lebih dari itu, festival ini sedang menyelamatkan warisan rasa Palembang agar tetap hidup untuk generasi mendatang.
Laporan : Sandy
Posting : Imam Gazali














