Komarudin Habisri Ketua Terpilih ORARI Sumsel Periode 2022-2027

Securitynews.co.id, PALEMBANG- Seluruh pengurus Organisasi Radio Republik Indonesia (ORARI) daerah Sumatera Selatan (Sumsel), mengadakan Musyawarah Daerah/Musda VIII pada hari Minggu tanggal 25 September 2022 bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Jakabaring Palembang.

Acara itu dihadiri oleh Sekjen ORARI pusat, Yusuf Budhyanto dan seluruh perwakilan dari ORARI lokal. Adapun tujuan dari Musda VIII adalah pemilihan Ketua ORARI Sumsel.

Saat diwawancarai oleh awak media, Yusuf mengatakan Musda Vlll ORARI daerah Sumatra Selatan ini berjalan dengan baik. ”Ini kami lihat peserta-peserta dari ORARI lokal semua sangat senang. Harapannya nanti bisa mendapatkan pemimpin yang bisa mengayomi dan mengembangkan ORARI daerah Sumatra Selatan, jadi ORARI daerah Sumatra Selatan ini potensi SDMnya bagus semua,” ujarnya.

Setelah melakukan musyawarah, akhirnya terpilih Komarudin Habisri sebagai Ketua ORARI Sumsel untuk periode 2022-2027. ”Semoga dengan pemimpin yang baru ini akan bisa mengembangkan kerja sama dengan baik bahkan bisa mengajak teman-teman mengenal kegiatan- kegiatan amatir radio dan ini akan bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah. Dan program-program yang akan di lakukan ORARI kedepanya adalah dengan mendukung program dari ORARI pusat itu yang utama, dan yang kedua harapan kami mengenalkan peraturan pemerintah (permen), dalam hal ini Peraturan Menteri No 17 Tahun 2018. Karena di situ ada pelanggaran-pelanggaran atau pelarangan-pelarangan yang tidak boleh dilakukan. Dan ORARI tidak ada unsur politik sama sekali karena ORARI adalah independent,” papar Yusuf.

Ditemui pada tempat yang sama, Humas Panitia Musda VIII, Prayitno juga mengharapkan agar pemimpin yang baru bisa lebih melakukan pembinaan kepada anggotanya sesuai dengan motto ORARI : ” ORARI bersatu….. ORARI berkarya….. ORARI mendunia…..kereen…” tukasnya.

Laporan : Sandy
Editing : Imam Gazali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar