Securitynews.co.id, PALEMBANG— PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Sumatera Selatan (Perseroda) mengelar HUT BPR Sumsel yang ke-18 tahun, capaian kinerja positif sepanjang 2025. Dalam Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) BPR tersebut di isi dengan acara yasinan dan Doa bersama dan dihadiri semua pengurus dan semua pegawai. acara HUT BPR Sumsel digelar di Kantor BPR Sumsel, Rabu (21/1/2026),
Di acara HUT BPR Sumsel yang ke-18 ini, Direktur Utama Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Sumsel, Hendera,SE., MM., berharap semoga di HUT BPR Sumsel yang ke-18 ini semoga ini menjadi ajang refleksi dan pemaparan strategi bisnis ke depan agar BPR Sumsel bisa lebih baik lagi di tahun 2025 sebelumnya. sesuai dengan TAG LINE 2026. “Tumbuh lebih cepat, kinerja lebih hebat,” kata Hendera.
Direktur Utama BPR Sumsel, Hendera, SE., MM., mennyampaikan Alhamdulillah kinerja di tahun 2025 positip, kinerja perseroan menunjukkan pertumbuhan signifikan di berbagai indikator utama.
Aset tumbuh 21 persen, penyaluran kredit tumbuh14 persen, dana pihak ketiga 41 persen, laba 8.2 persen, diharapkan tahun 2026 akan mengulangi tren positip di tahun 2025 dan telah di paparkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Alhamdulillah, laba yang berhasil kami bukukan mencapai Rp8,2 miliar. Angka ini masih bersifat bruto karena belum melalui proses audit pajak dan penyesuaian lainnya,” ujar Hendera.
Memasuki tahun 2026, BPR Sumsel telah menyampaikan rencana bisnis kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam rencana tersebut, manajemen menargetkan pertumbuhan aset sebesar 7 persen dan pertumbuhan kredit sebesar 6 persen. Sementara laba perusahaan direncanakan tumbuh sekitar 8,7 persen. “Jika dikalkulasikan, total proyeksi pertumbuhan kami berada di kisaran 13 persen. ‘’Target ini kami susun secara realistis dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” tegasnya.
Hendera menegaskan, capaian positif yang diraih hingga saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran BPR Sumsel serta dukungan para pemangku kepentingan.
Ia juga memastikan bahwa secara tingkat kesehatan bank, BPR Sumsel berada dalam kondisi sehat. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kinerja seluruh elemen di BPR Sumsel. Alhamdulillah, berdasarkan penilaian yang ada, BPR Sumsel masuk dalam kategori bank sehat.
Terkait dengan adanya aksi demo yang dilakukan oleh Laskar Garda Prabowo 08 beberapa hari yang lalu Hendera menegaskan, “Tidak ada kredit fiktif yang diduga sebesar 50 miliaran. Ada kredit bermasalah setiap lembaga keuangan ada cuma diselesaikan dengan cara penagihan, lelang, gugatan sederhana. Selanjutnya itu BPR Sumsel akan bekerja sama dengan Datun Kejaksaan untuk penyelesaian beberapa debitur kredit bermasalah,” tutup Hendera.
Laporan : Sandy
Posting : Imam Gazali










