Bupati Muba Instruksi Langsung  Eksekusi Jalan Rusak di Jirak Jaya

Securitynews.co.id, SEKAYU- Respon cepat ditunjukkan Pemkab Muba dalam menangani keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, yang sempat viral di media sosial. Tanpa menunggu lama, instruksi langsung Bupati Muba H M Toha Tohet, SH segera dieksekusi di lapangan.WhatsApp Image 2026 04 29 at 13.20.26

Pemerintah Kecamatan Jirak Jaya bergerak sigap dengan menggandeng pihak swasta untuk melakukan penanganan darurat. Kolaborasi dengan PT Medco Energy menjadi langkah strategis guna mempercepat perbaikan, sekaligus memastikan akses masyarakat segera kembali normal.WhatsApp Image 2026 04 29 at 13.20.26 (1)

Camat Jirak Jaya Andi Suharto, SSTP, MSi menegaskan bahwa penanganan jalan bukan hal baru. Ia menyebut ruas tersebut sebelumnya telah diperbaiki beberapa bulan lalu, namun kondisi cuaca menjadi faktor utama yang memengaruhi ketahanan jalan sehingga membutuhkan penanganan lanjutan yang lebih optimal. “Ini bukan pembiaran. Jalan ini sudah pernah ditangani, namun karena faktor cuaca, perbaikan lanjutan harus dilakukan dengan perencanaan yang lebih matang agar hasilnya lebih tahan lama,” ujar Andi.WhatsApp Image 2026 04 29 at 13.20.26 (2)

Saat ini, progres di lapangan menunjukkan perkembangan signifikan. Material batu dari PT Medco Energy telah tiba dan siap digunakan untuk penanganan darurat. Selain itu, alat berat dari Dinas PUPR dijadwalkan segera turun guna mempercepat proses perbaikan. “Sore ini tim sudah bergeser ke Desa Mekar Jaya, dan sudah mobilisasi 1 excavator dan 1 vibro roller, Rabu (29/04/2026) besok menyusul 1 unit motor greder dan 1 unit bacholoader,” bebernya. “Kami berterima kasih atas dukungan PT Medco Energy. Bantuan ini sangat membantu masyarakat. Insya Allah alat berat segera menyusul untuk mempercepat pekerjaan,” tambahnya.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait foto kondisi jalan. Menurutnya, dokumentasi tersebut merupakan kondisi lama saat perbaikan sebelumnya dilakukan, bukan kondisi terkini.  “Klarifikasi ini penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Laporan : Win/Ril

Posting  : Imam Gazali