oleh

BSPS Sukses, Kini Masyarakat Lubuklinggau Bakal Terima Program BP2BT Kementerian PUPR

Securitynews.co.id, LUBUKLINGGAU- Setelah sukses melaksanakan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) tahun lalu, kali ini Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) kembali bakal menerima bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT). Bantuan ini siap dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).

“Tahun ini pemerintah pusat melalui dirjen perumahan rakyat, siap menyalurkan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan atau BP2BT. Saat ini kita sedang memastikan lokasi tanah, apakah akan diberikan hibah dari pemerintah atau melalui pihak perbankan,” ujar Trisco Defriansyah Kepala Dinas Perkim Kota Lubuklinggau Didampingi Chandra Rupiko Kepala Bidang Perumahan kepada wartawan (25/03).

Dijelaskan Trisco, BP2BT adalah kredit kepemilikan rumah bersubsidi program kerja sama antara Bank, Pemerintah Daerah dan Kementerian PUPR yang diberikan bersama dengan subsidi uang muka untuk pembelian rumah tapak dan pembangunan rumah swadaya pada masyarakat. Untuk kepemilikan hunian tersebut, KPR BP2BT juga memberikan bantuan uang muka sebesar 45% dari harga rumah atau maksimal Rp 40 juta.

“Pemerintah pusat menyediakan bantuan subsidi KPR dengan skema BP2BT untuk uang muka hingga 40 persenan atau maksimal mencapai Rp 40 juta bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara atau BTN, Bank Sumsel atau BNI seperti yang telah berjalan di daerah Palembang,” ceritanya.

Dia pun menuturkan, bahwa pihaknya bersama Walikota sedang memastikan lahan untuk pelaksanaan BP2BT dari Kementrian sesuai dengan pengajuan seluas 10 hektar. Mengenai keberadaan lahan belum bisa dipastikan apakah di wilayah selatan atau di Kecamatan Lubuklinggau Utara, begitu juga dengan lahannya nanti apakah akan mendapatkan hibah dari pemerintah atau akan melalui pihak perbankan. Namun pihaknya mengupayakan agar Walikota menyetujui memberikan hibah lahan yang ada diwilayah petanang, agar masyarakat semakin terbantu.

“Untuk meringankan beban masyarakat, kami sedang berkoordinasi dan mengusulkan pada kepala daerah agar dapat membantu masyarakat. Untuk menghibahkan lahan milik Pemerintah diwiyah Lubuklinggau Utara jika disetujui, tujuannyapun baik untuk semakin membantu dan meringankan beban masyarakat ,” paparnya.

Setelah ada lahan defenitif, tambahnya, maka barulah kita melangkah keproses perencanaan dan sebagainya agar program BP2BT berjalan sesuai dengan harapan.

“Doakan saja agar semuanya berjalan sesuai dengan harapan, yang pasti kita serius mensukseskan program ini demi kepentingan masyarakat kita,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, ditahun 2020 Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Disperkim telah mensukseskan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) untuk 75 kepala keluarga kurang mampu. Suksesnya BSPS membuat Kota Lubuklinggau menjadi salah satu daerah prioritas program BP2BT ditahun ini oleh kementerian PUPR, dari 17 kota dan kabupaten seprovinsi sumatera selatan, prioritas penerima bantuan BP2BT tahun ini hanya ada lima daerah yakni, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Lahat, Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau.

Laporan : Rudi Tanjung
Posting  : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed