Securitynews.co.id, PALEMBANG- Palembang bikin heboh dunia! Sebanyak hampir 1.000 taipan dari 9 negara tumpah ruah di Bumi Sriwijaya dalam Konferensi Dunia ke-12 Paguyuban Masyarakat Anxi.
Acara internasional yang digelar 3 tahun sekali ini sebelumnya diadakan di Makau, dan tahun ini Palembang terpilih setelah menggeser Jakarta yang dinilai kurang siap SDM. Edisi ke-13 nanti akan digelar di Malaysia bersamaan dengan perayaan 100 tahun paguyuban Anxi.
Fakta ini diungkap langsung oleh Ketua Umum Paguyuban Masyarakat ANSI Sumsel, Sukarta Buyung dan Humas Paguyuban Anxi, Harun, generasi ke-4 Anxi di Palembang.
500 Pengusaha Asing Kepincut Sumsel, Ada Pemilik Hotel Bintang 7!
Menurut Sukarta Buyung, Anxi bukanlah paguyuban biasa. Ini adalah suku Tionghoa penutur Hokkien dengan jaringan global yang menguasai berbagai sektor usaha.
Untuk edisi Palembang ini, delegasi internasional mencapai 500 orang dari Cina, Taiwan, Hongkong, Makau, Malaysia, Singapura, Myanmar, Vietnam, dan Amerika Serikat. Ditambah delegasi domestik lebih dari 100 orang dari Surabaya, Jakarta, Jambi, Riau, dan 400 orang dari Palembang. “Termasuk ada pemilik jaringan hotel bintang 7 di Bali yang asalnya dari Surabaya ikut hadir,” ujar Sukarta Buyung.
Delegasi tiba sejak 24 Oktober dan langsung diajak menikmati wisata religi Pulau Kemaro dan Jembatan Ampera. Meski sempat diselimuti asap, hujan turun sehari sebelum acara membuat suasana kondusif dan para tamu memuji keramahan warga Palembang.
Incar Tanjung Carat dan Kawasan Industri, Gubernur Herman Deru Sambut
Agenda utama konferensi ini bukan sekadar temu kangen keluarga besar yang bermigrasi sejak zaman dinasti karena konflik, yang menjunjung tinggi kekeluargaan, persaudaraan, dan saling tolong-menolong.
Lebih dari itu, ini adalah bursa investasi raksasa!
Para pengusaha besar yang tergabung dalam Kadin di negaranya masing-masing ini membidik proyek strategis Sumsel. “Harapan kami, para pengusaha bisa memanfaatkan modal dan keahliannya untuk investasi di Indonesia, khususnya Sumsel. Ada Pelabuhan Tanjung Carat dan pengembangan kawasan industri lokal,” tegas Sukarta Buyung.
Hal senada diungkapkan Harun. Pertemuan pengusaha lintas negara dari Tiongkok (Anxi), Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam ini diharapkan membuahkan kerja sama di sektor SDA, pertanian, perkebunan, dan pengadaan alat.
Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang turut hadir dalam wawancara menyambut antusias. Masuknya 1.000 pengusaha global ini menjadi momentum emas untuk mewujudkan program pembangunan Sumsel dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Dari Palembang, untuk dunia. Suku Anxi membuktikan persaudaraan bisa menjadi jembatan cuan yang bermanfaat luas, tidak hanya untuk keluarga, tapi untuk seluruh masyarakat.
Laporan : Sandy
Posting : Imam Gazali














