Securitynews.co.id, BANYUASIN- Upaya peningkatan produksi pertanian khususnya padi di Kabupaten Banyuasin melalui pengembangan agrosistem cerdas 4.0 bakal segera terlaksana. Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan berkolaborasi Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mewujudkan program tersebut.

Hal ini terungkap saat Bupati Banyuasin H Askolani, SH MH saat menerima Audiensi Tim Komunitas Estate Padi (KEP)/Food Estate Institut Pertanian Bogor (IPB) di Ruang Rapat Bupati Banyuasin, Kamis (08/09/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Komunitas Estate Padi (KEP) IPB Bogor Dr Ir Amiruddin Saleh MS menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terkait program Pengembangan kelembagaan usaha tani padi kawasan berkelanjutan menuju Agrosistem Cerdas Industri 4.0.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemkab Banyuasin atas sambutan audiensi ini. Dan Alhamdulillah, Banyuasin ini mendapatkan rejeki penelitian aplikatif beberapa hari, seperti Sekolah Peternakan Rakyat (SPR),” terangnya.
Untuk itu, jelasnya, Demontrasi Fram akan dilakukan beberapa hari di Kecamatan Tanjung Lago dan Kecamatan Rambutan. Pada tahun pertama diharapkan motivasi dan pemantapan untuk menerapkan KEP di kalangan petani padi, anggota KEP bisa dikuatkan dengan penguatan kelembagaan usaha tani padi, membangun demplot produksi padi seluas 6 hektar, dan selanjutnya rintisan bisnis kolektif sebagai perusahaan berbasis teknologi informasi (start Up), dan pengembangan/aplikasi teknologi Agrosistem Cerdas.
“Perlakuan dan pelaksanaan Demonstrasi Fram ini sendiri pertama akan dilakukan uji analisis lahan dan tanah. Demontrasi Fram ini hanya seluas 6 hektar, dan dalam 6 hektar dibagi perlakuan pembeda varietas padi. Di era industri 4.0 tidak bisa terhindarkan lagi. Untuk itu, diperlukan kesiapan khususnya kesiapan sumber daya manusia yang dituntut dapat mengelola dan menghadapi disrupsi teknologi ini,”terangnya.
IPB juga lanjut Amirudin siap membantu Pemkab Babyuasin dalam membuatbbrand beras kebanggaan masyarakat Banyuasin. “Apa yang menjasi keinginan Bupati Banyuasin kami siap bantu. Termasuk Brand Beras Banyuasin,” katanya.
Sementara, Bupati Banyuasin dalam sambutannya, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. “Kami Pemkab Banyuasin mensupport dan siap berkolaborasi untuk menyukseskan program ini, karena ini sangat bagus. Kita ingin petani kita benar-benar menjadi petani yang mandiri. Jadi mereka bisa mempunyai pembibitan sendiri. Jadi Ini sangat bagus konsepnya. orang nomor satu di Banyuasin ini memintah IPB bukan hanya melakukan ujincoba penelitian 6 hektar saja tetapi 100 hektar di wilayah Banyuasin,”tegasnya.
Turut hadir pada audiensi, Sekda Banyuasin Sekda HM Senen Har, Kepala Bappeda Litbang Erwin Ibrahim, Kadis Pertanian Tanaman Pangan Zainudin, Kadis Tanaman Pangan Anna Suzanna, Kadis Perdagangan Koperasi UKM Lukman, Direktur BUMD Sei Sembilang Ardiansyah, dan Tim Percepatan Pembangunan Pemkab Banyuasin.
Laporan : Deni
Editor/Posting : Imam Ghazali













