JKN Jadi Penyangga Hidup, Pekerja Sawit di Palembang Jalani Cuci Darah Tanpa Beban Biaya

Securitynews.co.id, PALEMBANG– Bagi Andri (43), pekerja kebun sawit asal Palembang, kepastian biaya kesehatan menjadi faktor krusial dalam perjuangannya melawan penyakit ginjal. Sepanjang 2025, ia harus menjalani terapi cuci darah secara rutin dua kali sepekan—pengobatan yang dikenal membutuhkan biaya besar dan berkelanjutan.

Namun, kekhawatiran itu perlahan sirna sejak Andri terdaftar sebagai peserta Jamkesda Kota Palembang yang telah terintegrasi dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepesertaan tersebut menjadi penopang utama, memungkinkan Andri menjalani terapi tanpa dibebani biaya pengobatan. “Dalam satu tahun terakhir saya rutin cuci darah pakai JKN. Alhamdulillah tidak ada kendala,” ujar Andri saat ditemui di sela jadwal terapinya di salah satu rumah sakit di Palembang.

Andri mengaku, sebelum terdaftar sebagai peserta JKN, ia sempat diliputi kekhawatiran terkait biaya. Terapi cuci darah yang harus dilakukan seumur hidup bukan hanya menguras tenaga, tetapi juga berpotensi menguras penghasilan. Kehadiran JKN membuatnya bisa lebih fokus pada pemulihan kondisi fisik dan menjaga kualitas hidup.

Selain pembiayaan, Andri juga merasakan manfaat dari sistem pelayanan yang tertata. Setiap kali datang untuk terapi, proses administrasi berjalan cepat dan pelayanan medis dinilainya responsif. “Saya cuci darah dua kali seminggu, sejauh ini tidak pernah ada hambatan. Tidak ada biaya tambahan sama sekali,” katanya.

Menurut Andri, kepastian tanpa biaya tambahan menjadi hal paling penting, terutama bagi masyarakat pekerja seperti dirinya. Dengan jaminan tersebut, ia tidak perlu menunda terapi atau mengurangi frekuensi pengobatan karena alasan ekonomi.

Lebih jauh, JKN memberikan rasa aman secara psikologis. Andri tak lagi dihantui kecemasan akan biaya rumah sakit, sehingga dapat menjalani terapi sesuai anjuran dokter secara konsisten.

Ke depan, Andri berharap layanan kesehatan yang ia rasakan dapat terus berjalan dengan baik. Ia juga berharap Program JKN tetap berkelanjutan dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat kecil.

“Harapan saya semoga pengobatan ini selalu lancar, dan JKN tetap ada untuk membantu kami yang benar-benar membutuhkan,” tutupnya.

Sumber : Ril

Posting  : Imam Gazali