Hasil Pengecekan Langsung Masyarakat, Tidak Ada Pencemaran Limbah PKS PT SIAP

Securitynews.co.id, SEKAYU- Sehubungan dengan adanya pemberitaan di beberapa media online sebelumnya mengenai dugaan pencemaran sungai di Desa Bumi Kencana oleh limbah PT Srigunung Inti Agro Persada, maka Kamis tanggal 16 April 2026 perwakilan masyarakat Desa Bumi Kencana yang terdiri dari Perangkat Desa Kadus 1 Solichin, Kadus 3 Gunadi, Kadus 12 Sugianto, Ketua Korwil KUD Mukti Jaya H. Kasyono serta Tokoh Masyarakat Mugiarto dan Tanto langsung mengunjungi PKS PT Srigunung Inti Agro Persada (SIAP) untuk mengecek langsung pengolahan dan kondisi air limbah untuk mencari kebenaran dari Berita tersebut, (Jumat 17/4/26). “Kami selaku perwakilan masyarakat Bumi Kencana hari ini telah mengecek secara langsung kondisi limbah PKS PT SIAP dimana hasil uji lab DLH terakhir hasilnya masih di ambang baku mutu, dan kami selaku masyarakat yang terdampak langsung limbah Perusahaan melewati di Desa kami, selama ini belum ada masyarakat kami yang mengeluhkan dampak limbah Perusahaan. Kami masyarakat yang merasakan langsung apabila ada dampak limbah dari Perusahaan, setelah kami cek langsung hari ini dengan demikian pemberitaan tersebut tidak benar. Bahkan kami terbantu dengan memanfaatkan limbah tersebut untuk pupuk tanaman sawit kami,” kata Kadus 1 Solichin.

“PKS PT SIAP ini 20% sahamnya merupakan milik kami para petani plasma, kami sangat terbantu dengan keberadaan pabrik ini, dari penjualan TBS, penerimaan tenaga kerja, serta program CSR Perusahaan selama ini sangat lami rasakan manfaatnya,” tambah Kasiyono.WhatsApp Image 2026 04 17 at 11.11.14

Humas PT SIAP Daniel Passarella menyampaikan untuk pengolahan limbah sudah sesuai dengan peraturan dan ketentuan, hasil lab terakhir masih di ambang batas baku mutu “hari ini perwakilan pemerintahan Desa dan Tokoh masyarakat datang ke PKS SIAP untuk mengecek langsung kondisi pengolahan limbah kami dan bahkan mereka melihat langsung di kolam 12 pengolahan limbah kami berbagai ikan yang kami pelihara dengan kondisi yang baik sehingga pemberitaan di media online sebelumnya tidak benar!”

Laporan : M. Riduwan/Tim

Posting  : Imam Gazali