DPW Srikandi Pemuda Pancasila Gelar Lomba 17 Agustusan

Securitynews.co.id, PALEMBANG- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila menggelar lomba 17 Agustus dalam rangka ikut menyemarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang di gelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang, Sabtu (22/8/2036).WhatsApp Image 2026 08 22 at 14.41.09
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila Sumatera Selatan, Prof. Dr. Hj. Sunnah Nbu. SH. MH. CPLA, menegaskan pentingnya peran perempuan untuk terus bergerak, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.WhatsApp Image 2026 08 22 at 14.40.20
Menurut Sunnah, peringatan kemerdekaan tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan dan hiburan. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan, khususnya perempuan yang berkontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. “Semangat para pejuang harus kita ikuti. Kita juga ingin memaknai kemerdekaan yang sesungguhnya, khususnya perjuangan perempuan terdahulu yang harus kita lanjutkan melalui emansipasi wanita,” kata Sunnah.
Ia menilai perempuan saat ini harus memiliki posisi yang sejajar dengan laki-laki, terutama dalam kesempatan untuk berkarya, berorganisasi, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Sunnah juga menegaskan Srikandi Pemuda Pancasila merupakan organisasi sosial yang harus peka terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya. Karena itu, keberadaan organisasi tidak boleh berhenti pada struktur kepengurusan, tetapi harus menghasilkan kegiatan yang benar-benar dirasakan masyarakat. “Organisasi itu harus bermanfaat bagi masyarakat. Visi dan misi setiap organisasi mungkin hampir sama, tetapi yang membedakan adalah implementasinya dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Mandiri Tanpa Bergantung Bantuan
Sunnah mengatakan DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel selama ini berupaya menjalankan berbagai kegiatan secara mandiri. Ia bahkan menegaskan organisasinya tidak menerima bantuan dari Kesbangpol maupun pihak lain untuk menjalankan kegiatan rutin.
Menurut dia, kegiatan sosial seperti pembagian takjil, membantu anggota atau masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk korban kebakaran, dilakukan dengan mengandalkan kontribusi internal organisasi. “Kami tidak pernah meminta bantuan ke pihak mana pun, termasuk Kesbangpol. Selama ini benar-benar mandiri dari anggota,” katanya.
Sunnah juga menyebut pihaknya pernah mengembalikan bantuan yang diberikan salah satu kepala daerah untuk kegiatan organisasi beberapa tahun lalu. Sikap itu, kata dia, dilakukan untuk menjaga independensi organisasi agar tidak terikat kepentingan politik. “Kami tidak mau terikat dengan hal-hal yang berbau politik. Kami bukan organisasi politik,” tegasnya.
Siapkan Pembenahan Organisasi
Sunnah mengatakan masa kepengurusan DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel dan DPC Kota Palembang akan berakhir pada 2027. Karena itu, pihaknya menyiapkan proses pembenahan struktur organisasi.
Pengurus ke depan, kata dia, tidak hanya dituntut memiliki masa pengabdian yang panjang, tetapi juga harus memahami fungsi dan tanggung jawab organisasi. “Pada 2027 akan ada pembenahan struktur organisasi. Pengurus harus benar-benar memahami apa itu organisasi, bukan hanya sekadar memiliki jabatan atau masa pengabdian yang panjang,” ujarnya.
Ia mengatakan proses tersebut nantinya dilakukan melalui mekanisme fit and proper test serta wawancara.
Sunnah juga mengungkapkan, DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel tengah menyiapkan agenda seminar nasional mengenai peran perempuan dalam menangani persoalan rumah tangga dan kekerasan terhadap anak.
Agenda tersebut direncanakan digelar pada akhir 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat perhatian organisasi terhadap persoalan perempuan dan anak.
Peringatan HUT RI Jadi Ajang Silaturahmi
Sementara itu, Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang, Fatma Sandra Wati, mengatakan kegiatan peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum mempererat hubungan antar pengurus dan anggota.
Berbagai perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut. Namun, Fatma menegaskan hadiah bukan tujuan utama. “Yang terpenting kebersamaan dan ajang silaturahmi. Selama ini kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Dengan kegiatan ini, persaudaraan bisa kembali erat,” katanya.
Fatma menambahkan Srikandi Pemuda Pancasila Kota Palembang juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk membantu masyarakat yang terkena musibah.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya pada momentum peringatan hari besar nasional.
Laporan : Samdy
Posting : Imam Gazali