oleh

DKP Palembang Gelar Agenda Sepekan Seni

Securitynews.co.id, PALEMBANG – Dewan Kesenian Palembang (DKP) Palembang menggelar agenda sepekan seni, bertemakan ‘Ekspresi dan Apresiasi’. Semua kegiatan-kegiatan yang digelar bertujuan untuk mempromosikan semua potensi kesenian Palembang.

Ketua DKP Palembang Iqbal Rudianto mengatakan, penyelenggarakan kegiatan-kegiatan ini untuk mempromosikan semua potensi kesenian Palembang ini utamanya untuk silaturahmi dan merangkul semua pihak, terutama generasi muda guna memperkenalkan budaya serta kekayaan warisan leluhur Palembang agar dikembangkan.

“Alhamdulillah kita sudah mengenalkan banyak budaya dan kesenian di Palembang yang mungkin telah lama tidak terlihat oleh masyarakat yaitu tari atraksi kuntau, biduk perahu bidar, musik Batang hari sembilan,” ujarnya di Gunz Cafe, Senin (10/2/2020).

Lebih lanjut dia menuturkan, yang paling sangat fenomenal lagi, DKP fokus mempromosikan wayang kulit Palembang. Pasalnya, wayang kulit menjadi salah satu budaya yang harus di promosikan terus di masyarakat.

“Kita mengajak setiap generasi muda untuk aktif dan terlibat, karena tugas besar membangun kesenian dan kebudayaan Palembang merupakan tugas bersama saling bersinergi guna kemajuan Palembang tercinta,” imbuhnya.

“Jika tidak bisa hadir hari ini, kegiatan berlangsung selama satu minggu. Silakan hadir di Gun’s Cafe Palembang untuk mencari informasi. Ayo bergabung bersama-sama, saling merangkul, karena pemerintah sangat support dengan hadir acara ini,” ucapnya.
Sementara itu, Liza Surya Andika Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Palembang menuturkan, sangat mengapresiasi ekspresi dan apresiasi bidang seni yang diselenggarakan lewat kesenian Palembang ini. Di sini berkumpulnya komite budaya seni, yang ada 6 cabang seni berkumpul dalam satu pekan,” tutur Liza.

“Alhamdulillah kita bersyukur pada pemerintah kota palembang sebagai mitra dewan kesenian. Selain ada pencak silat ada juga wayang palembang, musik batanghari sembilan, lagu lagu daerah, banyak juga generasi muda seperti dari SMK, jadi mereka melihat, inilah seni tradisi di Palembang yang selama ini tidak pernah mereka dengar,” tambahnya.

Generasi muda mau untuk belajar mengenal dan mempelajari seni seni tradisi yang ada. ”Semoga seni tradisional dan seni-seni kreasi yang lain dapat tumbuh dan tetap ada, tidak hilang,” tutup Liza Surya Andika selaku Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Palembang.

Laporan : Akip
Editor/Posting : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed