oleh

Apresiasi Atas Kontribusi Kejari, Pemkab Muba Gelar Ramah Tamah

Securitynews.co.id, SEKAYU- Di tengah Pandemi Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan undangan yang terbatas, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar ramah-tamah dan pisah sambut Kepala Seksi Kasi Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejari Muba yang lama, Elyas Mozart Situmorang SH dengan Kasi Datun yang baru Lydia Destrika SH, bertempat di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (30/9/2020).

Elyas menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran Pemkab Muba karena telah digelarnya acara pisah sambut ini. Terima kasih atas aspirasi dan perhatian yang diberikan kepada dirinya, karena selama berkarir sejak tahun 2009, mulai ditugaskan sebagai jaksa di daerah lain belum pernah terjadi seorang kepala seksi, ketika akhiri masa tugas mendapat perhatian luar biasa oleh pemerintah setempat seperti di Pemkab Muba.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati Muba, Bapak Dodi Reza Alex di tengah kesibukan dan aktivitas yang padat beliau sempatkan menggelar acara pelepasan ini untuk kami. Akan menjadi suatu sejarah dalam karir saya selama bertugas di Kabupaten Muba, saya yang hanya jabatan eselon empat bisa mendapatkan aspirasi luar biasa dari Bupati Muba, semua di luar yang saya bayangkan,” pungkasnya.

Kasi Datun Kejari Muba ini juga mengungkapkan selama bertugas di Kejaksaan Muba, dirinya selalu mendapatkan dukungan dan koordinasi yang baik dengan jajaran OPD Pemkab Muba. Banyak hal yang dirinya dapat selama di Muba, akan menjadi barometer bagi dirinya ke depan dalam melaksanakan tugas sebagai jaksa.

“Bapak Dodi Reza Alex adalah sosok kepala daerah yang begitu rendah hati, patut menjadi panutan, mau berkomunikasi dengan baik dan saya begitu merasakan bagaimana suport beliau dalam saya melaksanakan tugas sebagai jaksa selama dua tahun satu bulan di sini. Jujur awal ditugaskan di sini ada rasa ketidakpercayaan diri, begitu berat beban yang diberikan menjadi Kasi Datun, tapi berkat suport dari Kajari dan rekan-rekan yang selalu memotivasi dan bekomunikasi dengan baik sehingga membangkitkan semangat untuk menjalankan semua dengan baik,” beber Elyas.

Sementara itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, dirinya ingat betul dua tahun yang lalu ketemu dengan sosok Elyas di Stadion Serasan Sekate, seorang anak muda yang pertama kali menjabat sebagai Kasi Datun di Kejaksaan Muba. Dan sekarang dengan kelegaan hati melepas sosok Elyas, yang merupakan salah satu jaksa terbaik di Kabupaten Muba.

“Alhamdullilah atas arahan dan bimbingan Kajari, Kasi Datun Muba dengan prestasinya yang luar biasa. Saya anggap ini terobosan, bahwa fungsi kejaksaan itu sangat luas. Yaitu memberikan layanan hukum, bantuan hukum dan pertimbangan hukum, yang kita sebut sebagai penggacara negara adalah jaksa. Kami dibantu dalam upaya-upaya penegakan, konsultasi hukum supaya apa yang kami lakukan tidak melenceng dari peraturan hukum d indonesia,” tegas Dodi.

Dikatakan Dodi, selama dua tahun terakhir ini Pemkab Muba menjalin kerja sama dengan kejaksaan untuk mengoptimalkan kebocoran-kebocoran keuangan negara yang harus dikembalikan kepada Pemkab Muba. Tentunya kebocoran terjadi disebabkan oleh pihak ketiga, maka dari itu diperketat pengawasan pelaksanaan saat di lapangan.

“Sehingga setelah melalui mekanisme dari pengawasan yang sudah maksimal, oleh karena itu kami gandeng Kejaksaan sebagai pengacara negara yang mempunyai fungsi khusus dalam pemulihan keuangan negara tersebut. Bukan hanya dari temuan saja, ini dioptimalkan dari pendapatan pajak dan retribusi daerah itu yang paling penting,” ujarnya.

Lanjut Dodi, selama ini pajak atau retribusi itu berlari-lari mangkir, disurati tidak mau datang, tapi dengan menggandeng Kejari Sekayu melalui Kasi Datun tadi, yang namanya membayar pajak ataupun wajib pajak retribusi tadi tidak bisa lari lagi oleh pengacara negara dalam hal ini Kejaksaan Negeri Sekayu. Maka dengan dua fungsi itu bisa secara optimal untuk memulihkan keuangan negara yang harus dikembalikan dan yang kedua optimalisasi pendapatan daerah.

“Kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Adinda Elyas sebagai Kaur Kejari Bengkulu, saya yakin hasil kerjanya di Muba dapat diterapkan di sana juga. Kerja keras akan dilanjutkan oleh Kasi Datun yang baru yaitu Lydia Destrika, saya yakin akan lebih optimal lagi dalam penyelamatan dan pemulihan keuangan negara, tetap jalin kerja sama dengan BP2RD, DPMPTSP, PUPR maupun OPD yang lain, saya yakin dengan pengalaman dan arahan Kajari, apa yang dirintis dan apa yang sedang berlangung bisa berjalan dengan lebih maksimal,” tandas Dodi.

Kajari Muba, Suyanto SH MH mengatakan, bahwa untuk program kerja sama yang telah dilakukan bersama Pemkab Muba akan tetap dilaksanakan, karena ini pergantian pejabatnya saja.
Mengenai SKK ada yang sudah dicicil oleh Kasi Datun yang lama, Kasi Datun yang baru menargetkan akan selesai SKK di akhir tahun 2020 ini.

“Ada beberapa SKK termasuklah kami dapat kuasa dari Dinas PUPR ada temuan dari BPK, sudah dikembalikan sebesar 3 miliar dan saya menargetkan itu selesai secepatnya, saya kerjanya harus ada target sehingga tersistematis dan terarah. Jadi target untuk Kasi Datun yang baru ini paling tidak akhir 2020 tuntas,” pungkasnya.

Laporan : Sony
Editor/Posting : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed