oleh

Supri, Anggota Polisi yang Miliki Usaha Rumah Hewan Qurban Optimis Penjualan Hewan Qurban Tetap Laris Manis

Securitynews.co.id, PALEMBANG- Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi jatuh pada Selasa 20 Juli 2021, tinggal menghitung hari.

Terkait hal itu, Supri seorang anggota polisi yang juga memiliki Usaha Rumah Hewan Qurban mengatakan, usaha tersebut awalnya dimulai pada akhir bulan Desember tahun 2012 yang terinspirasi dari seorang anggota TNI. Yang  mana pada saat itu modal pertamanya dibantu oleh orang tua angkat sebesar 300 juta. ”Awalnya hanya membuat kandang kambing secara permanen bertingkat. Mendekati lebaran haji ternyata banyak yang mencari sapi, maka saya buat kandang sapi seperti ini.  Dari awal 2013 jual 24 ekor lalu laku 23 ekor, ini membuat saya  tambah semangat menjalani usaha ini,” ujarnya, Sabtu (17/7/21).

Pemilik  Rumah Hewan Qurban Dimas ini beralamat di kawasan Jl. Sampurna  No. 1523 Talang Betutu menjelaskan, pembeli sapi maupun kambing di tempatnya pada tahun ini stabil  seperti tahun-tahun sebelumnya. Penjualan hewan Qurban paling banyak pada tahun 2019 sekitar 80 sapi dan 100 kambing. Tahun 2020 pandemi pertama mengalami penurunan sekitar 10 % hanya 73 ekor sapi seharga 16 hingga 17 juta, sedangkan kambing turun 50 %  sekitar 50 ekor seharga 2 hingga 3 juta rupiah.

Tahun ini, Supri baru menjual sapi sebanyak 52 ekor kambing 60 ekor. Dengan harga sapi 35 juta beratnya 600 kg, kambing  6 juta berat 70 kg karena dari bulan puasa sudah ada yang pesan.

Supri optimis total penjualan hewan qurbannya pada masa Pandemi Covid-19 ini bisa menyentuh angka penjualan tahun-tahun sebelumnya karena ibadah Qurban itu tidak ada efek dengan Pandemi Covid ibadah Qurban itu masing-masing karena orang masih tetap ingin ibadah. Mempermudah umat Islam dalam melaksanakan ibadah qurban supaya tidak susah-susah lagi mencari tempat qurban yang sesuai dengan syari’ah Islam semua sudah kita fasilitasi. ”Jadi saya sebagai penyedia kambing dan sapi memberikan solusi dimasa pandemi ini misal kemarin  dari harga 2,5 juta tahun ini kita turunkan 2 juta saja,” pungkasnya.

Laporan : Wiwin
Posting : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed