oleh

Setelah 22 Tahun Bertugas, Kini Darwis Dipercaya Jadi Pimpinan Satpam UPGRI Palembang

Securitynews.co.id, PALEMBANG – Meniti suatu karir tidaklah gampang dan itu butuh perjuangan yang panjang. Seperti yang dialami Darwin Irawan (48) warga Jl. Meranti PU I Rt.45 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang. Selama 22 tahun dia mengabdi jadi Satpam di Universitas PGRI Palembang, kini dipercaya jadi pimpinan keamanan.

Darwis mengatakan, jadi Satpam sudah 22 tahun tetapnya dari tanggal 10 Juli 1999 waktu masih STKIP, belum universitas. “Saya bukan dari Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) tapi dari umum, saya melamar di sini terus diterima tahun 2000 kita didiklatkan dari universitas sini, dulunya pendidikan di Talang Kelapa namun tempat mesnya di Asrama Haji. Waktu di SPN itu ada pelatihan Brimob untuk berangkat ke Aceh jadi kita dipindahkan ke Asrama Haji,” ujarnya.

Menurut Darwis, dari awal sampai sekarang tugas satpamnya masih tetap di Universitas PGRI, dari tahun 1999 masih tetap di pengamanan. “Dari anggota terus pernah menjabat menjadi Danru (Komandan Regu) sekarang alhamdulliah dikasih kepercayaan untuk memimpin kawan-kawan,” ucapnya merendah.

Dalam perjalanan 22 tahun ini lanjut Darwis, macam-macam pengalaman suka dan duka, kalau dukanya dulu waktu masih menjadi anggota, ketika masuk malam kehujanan, mau tak mau harus dituntut hadir di tempat kerja untuk mengamankan di sini. Di sisi lain waktu itu honor masih kecil Rp. 125 ribu perbulan di tahun 1999. “Saya ditempatkan khusus malam setelah ada perombakan jadi regu barulah pindah ship, dari malam pindah ke ship siang,” terangnya.

Darwis menuturkan, mengenai sukanya, banyak seperti di sini tempat kuliah, jadi bisa bergaul dengan dokter dan para dosen-dosen, bahkan ada Profesor, yang pasti bertambah wawasan.

“Untuk fasilitas, alhamdulillah apa yang kita ajukan, semua di acc, terutama fasilitas dalam melaksanakan tugas, seperti jas hujan termasuk payung borgol, tongkat, lampu lalu lintas untuk pengaturan jalan, selain itu baju seragam kita dapatkan setahun sekali, terutama di sini untuk pengamanannya lebih banyak pagi karena aktivitas belajar itu ada di pagi hari, tidak sama pembagian keamanannya seperti sekarang ini. Pagi ini ada 13 petugas keamanan, kalau siang sampai pukul 14.00/14.30 Wib ada 11 orang¸ sedangkan malam ada 7 orang. Total petugas keamanan di sini di kampus B dan di kampus C ada sebanyak 37 orang, terdiri dari 3 Kepala Regu,” paparnya.

Disoal mengenai harapannya ke depan tentang kesejahteraan, Darwis berharap agar dirinya dan teman-temannya di sini lebih diperhatikan lagi untuk kesejahteraan. “Yah memang kita selama ini sudah sangat diperhatikan,” imbuhnya.

Masih menurut Darwis, mengenai dampak Covid-19 ini, untuk pengamanan ini tetap ditingkatkan, karena imbauan pemerintah, untuk membatasi sosial berskala besar, pegawai diliburkan, mahasiswa diliburkan, terutama keamanan yang tidak diliburkan, khususnya pegawai untuk piket Senin, Selasa, Rabu tetap masuk. Sedangkan Kamis Jumat, Sabtu mereka ibur. Untuk kegiatan mahasiswa dibatasi, urusan ke dosen itu disarankan lewat online, namun tetap lebih terbuka untuk melayani mahasiswa maupun ada tamu-tamu dari luar.

“Sampai saat ini menghadapi Covid-19 tidak ada masalah bagi keamanan, karena ruangan-ruangan di sini sudah ada penyemprotan disinfektan dan di fasilitasi untuk cuci tangan hand sanitizer. Insya Allah tidak ada masalah, namun dampak libur ini, pemasukan banyak berkurang,” pungkas Pimpinan Keamanan UPGRI Palembang ini, seraya tersenyum ramah.

Laporan : Syarif
Editorr/Posting : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed