Kapolda Sumsel Hadiri Launching Dapur Umum Terdampak Pandemi Covid-19

Securitynews.co.id, PALEMBANG- Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto MM menghadiri kegiatan launching dapur umum dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Sumsel yang dipusatkan di Eks Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel, Rabu (15/4/2020).

Dapur umum yang dibuka oleh Gubernur Sumsel tersebut, juga dihadiri oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj RA Anita Noeringhati SH MH, Kajati Sumsel Dr Wisnu Baroto SH MHum, Kepala BPBD Sumsel H Iriansyah SH SKM MKes, Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji SIK, gabungan personel TNI/Polri, dan Stakeholder tim gugus tugas.

Sebagai bentuk upaya penanggulangan pandemik Covid-19, Pemprov Sumsel bekerja sama dengan Kodam II Sriwijaya, Polda Sumsel dan Stakeholder tim gugus penanggulangan tugas dapur umum penanganan Covid-19 di Provinsi Sumsel. Bersinergi mendirikan dapur umum yang digunakan untuk menyiapkan bahan makanan untuk dimasak dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah Sumsel khususnya Kota Palembang.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH selaku Komandan gugus dapur mengatakan, gugus tugas peduli dengan masyarakat Sumsel yang terkena dampak Covid-19, kurang dari 24 jam sudah mendirikan tenda, siap alat masak, sudah ada personel dan sudah siap operasional. Ini menunjukkan niatan baik keikhlasan kita sesama warga Sumsel yang peduli antar sesama.

“Kita mengambil tempat di lokasi eks Kantor Kejati Sumsel dengan maksud untuk memudahkan aksesnya, dimana akses pembelian bahan baku maupun pendistribusian lebih cepat. Kita terdiri dari tiga unsur utama dibantu unsur bagian-bagian lainnya, yang pertama dari Pemprov Sumsel kemudian dari jajaran Kodam II Sriwijaya, dan Polda Sumsel,” ujarnya.

Wakapolda menjelaskan, pukul 03.00 WIB pagi kita sudah belanja bahan baku, pukul 05.00 WIB kita sudah start masak pukul 09.00 WIB sudah selesai dan sekarang sudah siap untuk dipacking.

“Setiap harinya kita memasak 1.500 paket tahap awal, 1500 paket ini dialokasikan 1.200 kita akan sebar kepada pekerja informal yang tidak termasuk dalam keluarga miskin atau misbar (miskin baru), yang 200 paket kita sebar secara mobile. Jadi kita menggunakan motor atau kendaraan berkeliling. Kemudian sisanya 100 paket kita stand by kan di dapur umum ini siapa tahu ada yang datang atau sebagainya ini kita siap untuk didistribusikan. Terima kasih atas segala bantuan dan kerja sama semua pihak dalam mewujudkan dapur umum ini sebagai wujud kepedulian semua pemerintahan Sumatera Selatan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat launching dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. “Saya ucapkan terima kasih atas ide-ide brilian yang digagas oleh teman-teman Forkopimda yaitu Pak Kapolda, Pak Pangdam yang telah memprakarsai untuk mendirikan dapur umum ini dan juga Kajati Sumsel yang telah mengizinkan lokasi halaman kantor ini sebagai lokasi dapur,” ucapnya.

Lanjut Deru, apa yang dilaporkan oleh Wakapolda tadi tentunya membuat kita semakin bersemangat untuk berbuat, upaya menghadapi serangan wabah yang mendunia ini. “Pagi ini saya timbul pemikiran, tidak ada gunanya kalau sehat sendirian kalau yang lain sakit, tidak ada gunanya kalau kita kenyang kalau yang lain lapar. Corona bukan kita hanya melawan virusnya, gugus tugas saya ajak sama-sama agar kita saling mengingatkan bahwa gugus tugas ini bukan hanya melawan Virus Corona saja, tetapi virus kecemasan, virus hilangnya produktivitas, virus hilangnya pertumbuhan ekonomi. Bahkan Biddokkes Polda Sumsel turut memeriksa kelayakan makanan ini, ini bukan sekedar kuantitas tetapi juga kualitas dan kesehatannya terjamin,” pungkasnya.

Laporan : Mita
Editor/Posting : Imam Ghazali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *