oleh

Ada 17 Titik Operasi Ketupat Semeru 2020 di Kota Pahlawan

Securitynews.co.id, SURABAYA- Operasi Ketupat Semeru 2020 sudah digelar sejak 24 April 2020. Di Surabaya, operasi itu digelar di 17 titik melibatkan Polri, TNI, dan pemerintah daerah setempat.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengatakan, Operasi Ketupat Semeru 2020 itu mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Operasi ini juga sekaligus melaksanakan instruksi pemerintah terkait larangan mudik.

“Khusus di wilayah kami, karena Surabaya akan menerapkan PSBB pada 28 April 2020, maka dalam Operasi Ketupat Semeru kali ini kami isi dengan sosialisasi tentang PSBB,” terang Teddy saat dihubungi awak media Minggu (26/4/2020).

Selain itu, personel gabungan juga akan melakukan imbauan tentang protokol pencegahan Virus Corona (Covid-19) yaitu physical distancing, cuci tangan hingga kewajiban menggunakan masker.

“Jadi ada 13 titik di wilayah hukum Polrestabes Surabaya dan empat titik di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” imbuhnya.

Menurutnya, pada setiap titik ada pos pelayanan (posyan), pos pengamanan (pospam) dan check point yang dikhususkan untuk pencegahan Covid-19.

Dari pantauan, salah satu titik yang menggelar Operasi Ketupat Semeru 2020 yaitu di perbatasan Rungkut Menanggal, Surabaya dan Pondok Tjandra, Sidoarjo. Sejumlah anggota Unit Lantas Polsek Rungkut, TNI, Satpol PP dan Linmas tampak memfilter semua kendaraan yang masuk ke Kota Pahlawan.

Mereka memeriksa satu per satu kendaraan baik roda dua maupun lebih yang hendak masuk ke Surabaya. Sekitar satu jam, ada beberapa motor yang diminta kembali karena tidak bermasker dan bukan warga Surabaya.

Tampak juga dua mobil pribadi dan satu truk tinja juga diminta kembali ke daerah asalnya karena seluruh penumpangnya tidak bisa menunjukkan identitas Surabaya.

Laporan : Redho
Editor/Posting : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed