oleh

Warga Pagaralam Keluhkan Kebutuhan Air

Securitynews.co.id, PAGARALAM- Meski sudah ada turun hujan beberapa hari lalu, namun sebagian warga masih mengeluh soal air sumur dan persawahan yang tetap kering terdampak kemarau panjang tahun ini.

Sebut saja Azwar (53) warga Kuripan Babas Kecamatan Pagaralam Utara ini menuturkan, dirinya kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga. “Saya sudah dua kali menguras sumur namun belum mendapatkan debit air yang memadai. Begitu juga dengan tetangga lainnya,” ujarnya, Sabtu (2/11).

Hal senada disampaikan pula oleh Arwan (32) warga Kecamatan Dempo Tengah yang sudah mengalami kekeringan lebih dari sebulan yang lalu.
“Pada awalnya kami masih merasa tenang karena masih bisa memanfaatkan air sumur yang ada di rumah. Tapi sejak satu bulan belakangan ini air sumur tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan untuk mandi dan mencuci pakaian. Belum lagi kalau untuk kebutuhan minum, terpaksa kami membeli air isi ulang,” keluhnya.

Di tempat berbeda Herli (26) mengatakan tidak lagi memelihara ikan karena kolam ikan miliknya kering karena kemarau panjang. “Sudah lebih tiga bulan ini kolam kami kering, jadi kami stop dulu pelihara ikan,” ujarnya.

Semenrara itu sebagian besar lahan pertanian masih dibiarkan belum diolah secara maksimal karena tidak ada air untuk keperluan tanaman. “Nanti Mas tunggu curah hujan stabil,” terang Wardiman (39) petani penggarap di Kota Pagaralam.
Sementara itu Ketua RW 03 Kelurahan Kuripan Babas mengimbau warga tidak berebut air di tempat pemandian umum. “Di kampung kami ada satu lokasi pemandian umum, meski airnya tidak terlalu jernih namun masih bisa dimanfaatkan untuk mandi,” jelasnya.

 

Laporan             : Refi Jonsi
Editor/Posting : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed