oleh

Pemprov Sumsel Terus Bangun Kawasan Kantor Terpadu Seluas 40 Hektare

Securitynews.co.id, PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan saat ini sedang memulai pembangunan kawasan kantor pemerintahan terpadu baru seluas 40 hektare di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Sumsel, Basyaruddin Akhmad mengatakan, pembangunan kawasan perkantoran baru tersebut bertujuan agar terjadinya percepatan keseimbangan pembangunan antara wilayah Seberang Ulu dengan Seberang Ilir.

“Kawasan tersebut diharapkan menjadi bangkitan (prime over) daerah Seberang Ulu di samping kawasan Jakabaring yang merupakan center of gravity. Ini jadi pemicu dan pemacu wilayah seberang ulu. Apalagi, sudah ada perumahan Citraland, terminal terpadu Karya Jaya, dan tol,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (16/6/21)

Dijelaskan Basyar, kalau pemerintah sudah turun tangan berarti pemerintah sudah berpikir tidak mungkin menyusahkan rakyat. Tanah itu milik pemprov dipakai orang secara ilegal, ditanam padi bertahun-tahun ketika pemprov mau membangun,  wajar kalau mau membangun. Tapi tidak semena-mena,  selesai panen kami beri uang tapi yang di blowup di luar berbeda.

“Daerah tersebut rendah karena jalan lebih tinggi sehingga menjadi  genangan, dulu memang di buat rumah gratis bagi sektor informal tapi itu tidak berjalan karena tidak terjadi angka kredit antara bank dan developer, jadi siapa yang mau bertanggung jawab. Pemerintah mau ganti rugi tapi jangan sampai kita ganti rugi kita masuk penjara, kan semua ada dasarnya kalau sudah legal kita bayar. Tata ruang kota peruntukan revisi buat perkantoran dalam proses dulu untuk perdagangan biasa dan rumah bukan rawa makanya 30 persen kita timbun 10 persen buat danau. Pemerintah akan membuat saluran-saluran pergerakan air bukan ke kampung,  dan kalau jadi akan ada jalan akses ke belakang. Kalau kantor jadi maka Keramasan akan mulai bergerak baik, karena di sana exit tol dekat ada Terminal Karya Jaya dan terminal akan difungsikan kembali dan direhab oleh kementrian PU. Sehingga truk akan lewat jalan tol, otomatis jalan depan perkantoran Citra land akan jadi jalan seperti Ampera  dan Sudirman, untuk truk yang masuk Palembang akan stop dan parkir di Terminal Karya Jaya dan diganti dengan truk kecil atau kontainer, maka lanjut naik tongkang di Bom Baru,” paparnya.

Dengan adanya kantor gubernur di sana maka di daerah Keramasan akan menjadi pergerakan ekonomi. Sehingga Keramasan akan bersaing dengan Jakabaring. ”Dengan cara itu kita sudah mencoba membangkitkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Ini menjadi pemacu dan pemicu pembangunan di kawasan Keramasan akibat kantor gubernur di sana  dan pastinya transportasi di sana akan lancar. Kantor gubernur dan kantor dinas itu akan dihubungkan dengan kanal-kanal di lahan seluas 40 hektar. Insha Allah tahun 2023-2024 akan terjadi bangkitan ekonomi di sana,” pungkasnya.

Laporan : Wiwin
Posting  : Imam Ghazali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed